Belajar Sejarah Di Museum Sangiran

Mengisi liburan sekolah dengan mengunjungi museum memang kaya manfaat. Selain berlibur juga tetap bisa sambil belajar. Terlebih jika kita mengunjungi museum purbakala Sangiran di Kabupaten Sragen Jawa Tengah. Dari terminal Tirtonadi Solo, anda bisa ke arah utara (Jalur Solo – Purwodadi) sekitar 16 km, sampai di Kalijambe. Dari jalan raya ini anda harus masuk lagi sekitar 3 km. Jalanan sudah beraspal dan lebar, karena museum ini sudah ditetapkan sebagai museum bertaraf internasional.

Pintu gerbang museumpun juga kelihatan bagus. Dengan patung gading gajah di kedua sisinya. Dengan tiket masuk sebesar Rp. 3.000,- kita bisa melihat kerangka manusia purba dan benda-benda purbakala lainnya. Di pintu gerbang museum juga terdapat kantor pusat informasi pengunjung. Semuanya bersih dan rapi.

Selanjutnya, patung kepala manusia purba yang ada di tengah persimpangan jalan menjadi magnet tersendiri. Kita bisa berfoto-foto ria di sini.

Bukan itu saja, di sini kita akan melihat gundukan tanah yang merupakan lahar Gunung Lawu Purba sebelum masuk ke dalam ruang pamer museum. Sepintas ruang pamer museum Sangiran terdiri dari 3 ruangan, yakni Ruang Pamer I (kekayaan Sangiran), Ruang Pamer II (langkah-langkah kemanusiaan), dan Ruang Pamer III (masa keemasan homo erectus 500.000 tahun lalu). Ketiga Ruang pamer tersebut sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan, dan juga audio video yang menerangkan bagian-bagian dari ruang pamer (ada 2 pilihan bahasa, Inggris dan Indonesia).

Berikut foto-fotonya :

Berkeliling di museum ini, tanpa guide pun tidak masalah. Karena semua audio video yang ada di setiap ruangan cukup memberikan penjelasan tentang apa saja yang ada di ruang pamer tersebut. Bahkan banyak sekali benda-benda purbakala yang dipajang tanpa dinding kaca sehingga kita bisa menyentuh benda-benda bersejarah tersebut. Apa tidak beresiko? Tenang, museum ini juga dilengkapi camera CCTV untuk menjaga keberadaan dan keamanan benda-benda purbakala tersebut.

Sebelum pulang, seperti biasa kita harus membeli cindera mata. Tapi apa ada, inikan di museum purbakala? Jangan kuatir, ada banyak pernak-pernik unik dari bahan batu dijajakan di sini. Siapa tahu batunya juga bagian dari benda purba (fosil apa gitu).

Satu lagi tempat yang harus kita kunjungi adalah Menara Pandang Sangiran. Lokasinya tak jauh dari museum Sangiran. Di sana terdapat sebuah menara yang berfungsi sebagai tempat untuk melakukan riset, mini studio, wisma tamu, dan balai pertemuan. Yang unik, balai pertemuan tersebut berbentuk rumah joglo dengan pengerat tumpang telu yang indah. Berikut foto-fotonya :

Bagaimana? Bagus bukan? Siapa bilang mengunjungi museum tidak menarik?

Categories: Wisata | Tags: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: