“Grojogan Sewu” Tawangmangu…

Menghilangkan kepenatan dengan berlibur bersama keluarga di akhir pekan memang sangat mengasyikkan. Terlebih jika tujuan berlibur kita jauh dari hiruk pikuk kota yang setiap hari kita nikmati. Tak salah jika daerah pegunungan menjadi pilihan anda. Salah satunya adalah Tawangmangu.

Tawangmangu sendiri merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah.  Lokasinya yang berada di lereng Gunung Lawu menjadikan Tawangmangu berhawa sejuk dengan curah hujan yang tinggi. Tawangmangu juga identik dengan Grojogan Sewu.

Untuk bisa menyaksikan keindahan air terjun Grojogan Sewu ini, kita harus menuruni beberapa anak tangga yang terbuat dari butu. Udara yang sejuk dengan pohon-pohon pinus yang rindang adalah pemandangan yang bisa kita saksikan disepanjang jalan.

Karena memiliki curah hujan yang cukup tinggi, kawasan wisata seluas lebih kurang 20 ha ini sering diguyur hujan. Hal itu menyebabkan jalanan yang kita lalui licin. Jadi anda perlu berhati-hati saat menuruni anak tangga. Setelah melewati jembatan kecil, maka anda bisa mendengar suara gemuruh dari air terjun.

Di beberapa tepi jalan juga banyak kios-kios yang menawarkan kuliner khas Tawangmangu yakni sate kelinci. Dengan harga terjangkau anda bisa menikmati hidangan yang super lezat ini di atas tikar yang disediakan para pedagang. Hingga sampailah kita di air terjun Grojogan Sewu. Di sini kita bisa melupakan kebisingan dan panasnya suhu di kota yang selama beberapa pekan kita nikmati. Polusi udara ala kota juga bisa kita tinggalkan sejenak untuk menikmati keindahan alam yang luar biasa.

Selain air terjun setinggi 81 meter, di areal ini juga terdapat beberapa kegiatan yang bisa memacu adrenalin. Salah satunya flying fox yang melintasi sungai di bawah air terjun. Tepat di depan air terjun terdapat sebuah jembatan yang di bawahnya mengalir air jernih dan dingin diantara bongkahan-bongkahan batu.

Atau jika anda membawa buah hati anda, anda bisa mengajak buah hati anda berenang di areal kolam renang anak tak jauh dari air terjun. Sudah pasti airnya dingin seperti air es. Hehehehehehe.

Puas bermain-main dan foto-foto narsis di air terjun, saatnya pulang. Jalanan yang kita lewati bukan jalan saat kita masuk. Tapi tetep saja harus menaiki beberapa anak tangga batu. Oya, hati-hati dengan barang bawaan anda yah! Karena di obyek wisata ini banyak sekali monyet-monyet nakal yang sering merebut barang (biasanya makanan) yang kita bawa.

Dan ternyata, di atas pintu keluar terdapat sebuang plang yang cukup mencengangkan kita.

Selamat anda telah turun dan menaiki 1.250 anak tangga semoga tambah sehat dan sukses” Alamaaak banyak sekali anak tangganya? Pantesan saja perut yang tadinya kenyang dengan seporsi lontong sate kelinci jadi lapar lagi.  Sebelum anda pulang, anda juga bisa menaiki kuda berkeliling areal wisata sini. Jangan lupa membeli oleh-oleh buat teman-teman da keluarga.

Di Tawangmangu banyak sekali pedagang yang menjual aneka buah dan sayuran yang masih segar seperti strobery, manggis, kool, kembang kool, wortel, lobak dlsb. Atau aneka olahan berbahan ubi seperti keripik ubi (putih, kuning, ungu), walangan, kripik tahu dlsb. Atau benda-benda seperti kaos, blangkon juga ada. Murah meriah deh.

 

Categories: Wisata | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: